HOME BIROKRASI KOTA PADANG PANJANG
- Sabtu, 16 September 2023
Anggota DPRD Padang Panjang Aditiawarman Serahkan Pokir Untuk Petani Peternak Dan UMKM
Anggota DPRD Padang Panjang Aditiawarman Serahkan Pokir Untuk Petani Peternak dan UMKM
Pd. Panjang (Minangsatu) - Dorong pertumbuhan ekonomi petani peternak dan penggerak UKM di wilayah pemilihannya, Kecamatan Padang Panjang Timur. Anggota DPRD dari Partai Bulan Bintang (PBB), Drs. Aditiawarman, arahkan dana Pokirnya dalam bentuk bantuan sapi dan modal usaha berbentuk barang dagangan.
Hal tersebut diungkapkan Aditiawarman saat berbincang dengan Minangsatu. com, Sabtu (25/9/2023). Untuk bantuan sapi kita bermitra dengan Dispantan, dan bantuan UKM melalui Disperdakop UKM.
" Alhamdulillah, dua jenis bantuan telah diserahkan pada warga berhak menerima. Mudah mudahan, bantuan ini bisa bangkitkan ekonomi mereka", tuturnya.
Sejatinya, bantuan dari Pokir saya ini lebih bertujuan untuk meningkatkan taraf ekonomi warga ditengah kondisi ekonomi serba tak menentu saat ini. Mudah mudahan, bantuan ini bisa ringankan beban hidup warga kita.
" Untuk bantuan sapi, masing keluarga penerima mendapatkan dua ekor sapi, " ujar Aditiawarman yang kembali tercatat sebagai Bacaleg PBB untuk Dapil PP Timur.
Editor : melatisan
Tag :#Pokir #DPRD Padang Panjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PROGRAM GATI, WAKO HENDRI KATAKAN PERAN AYAH PENTING DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK
-
59 WARGA PADANG PANJANG TERIMA BANTUAN ATENSI KEMENSOS.
-
DPRD SETUJUI PERUBAHAN APBD 2026 KOTA PADANG PANJANG
-
BAPEMPERDA DPRD GELAR RAPAT HARMONISASI RANPERDA DENGAN PERUMDAM TIRTA SERAMBI ?
-
WAWAKO ALLEX SAMPAIKAN NOTA, LIMA FRAKSI DPRD SOROT PENURUNAN PAD
-
KALAU ALAM SUDAH MENEGUR, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MEMAHAT MANUSIA, BUKAN MENUMPUK BETON: BERGURU KE SULAWESI TENGAH
-
MADING LEMBAGA MAHASISWA JURUSAN SASTRA MINANGKABAU RESMI DIAKTIFKAN KEMBALI
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI